oleh

Siaga Pemilu, Seribuan Pengawas Pemilu Pidie Jaya Hitamkan Lapangan Pantai Wisata Trienggadeng

-Pemilu-5 views

berkeadilan.com – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie Jaya Aceh menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu 2019 di Lapangan Pantai Wisata Trienggadeng. Apel tersebut dihadiri oleh sejumlah Pengawas Pemilu dari 8 Kecamatan di Pidie Jaya, Jumat (12/4/2019).

Apel Siaga Pemilu 2019 ini dihadiri 24 Komisioner Panwasllih Kecamatan (Panwascam), 222 Panitia Pengawas Pemilu Gampong (PPG) dan 700 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Se-Kabupaten Pidie Jaya.

Selain itu, kegiatan apel siaga ini juga dihadiri Komisioner dan Staf Sekretariat Panwaslih Kabupaten serta Staf Sekretariat Panwaslih Kecamatan Se-Kabupaten Pidie Jaya.

Gelar apel siaga ini dalam rangka mewujudkan Pemilu tahun 2019 bertema “Mewujudkan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas” bentuk kesiapan dan kesiagaan Pengawas Pemilu Kabupaten Pidie Jaya dalam melaksanakan Pengawasan Pemilu Tahun 2019.

“Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sebagai Penyelenggara Pemilu di Republik Indonesia berkewajiban untuk mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu 2019. Sebelum memasuki hari pemungutan dan penghitungan suara di tanggal 17 April, kita terlebih dahulu diperhadapkan dengan tugas mengawasi masa tenang yang dimulai dari tanggal 14 s/d 16 April. masa ini merupakan salah satu fase krusial dalam pelaksanaan pemilu yang akan menguji integritas seluruh elemen bangsa termasuk didalamnya Bawaslu dan Peserta Pemilu.

Berdasarkan pengalaman kita baik pada agenda pemilihan kepala daerah maupun agenda pemilu sebelumnya, masa tenang cenderung diwarnai dengan praktik – praktik kecurangan: politik uang, propaganda Isu SARA, Penyebaran Berita Bohong untuk saling menjatuhkan diantara sesama peserta, bahkan tak jarang terjadi benturan kekerasan antar massa pendukung peserta pemilu. praktik – praktik seperti itu tentu mengancam keutuhan bangsa.

Salah satu persoalan klasik lainnya yang sering kita hadapi di setiap penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan, yaitu kecenderungan peserta dan calon menggunakan segala cara untuk memenangkan kontestasi politik, termasuk melibatkan uang dalam jumlah yang tidak rasional untuk memengaruhi pilihan masyarakat pemilih. Politik uang jelas-jelas melecehkan kecerdasan pemilih, merusak tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan.

Hari ini seluruh Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota mulai dari sabang sampai merauke, dari pulau miangas sampai pula rote berdiri serentak sebagai tanda kesiapan untuk mengawasi tahapan puncak dalam pemilu tahun 2019.

Selain bertujuan membunyikan alarm atas kesiapan pengawas dalam melakukan pencegahan, gerakan patroli pengawasan ini dapat kita maknai sebagai gerakan etik dan moral yang berbasis pada keyakinan bawaslu bahwa Indonesia sanggup mendemonstrasikan suatu keunggulan berdemokrasi pada basis karakter sejati anak bangsa yang beradab, cinta perdamaian, menjunjung tinggi semangat kekeluargaan, menghargai setiap perbedaan diantara sesama anak bangsa.

Pada keyakinan itulah melalui patroli masa tenang, kita tidak sekadar melakukan pengawasan tetapi sekaligus menjadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia, sebab pemilu bukanlah sekadar kontestasi politik dan sirkulasi elit, namun lebih dari itu ia merupakan dialektika yang menempatkan anak bangsa sebagai subjek dalam ruang pemaknaan demokrasi yang nyata dan kontekstual.

Sehingga patroli masa tenang akan menjadi daya dorong bagi seluruh warga negara pemilik hak pilih yang sadar dan menjunjung tinggi akan hak dan kewajibannya, saling menghormati, saling menghargai, saling menyatukan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa, dan bernegara. Kata Ketua Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya Fajri M Kasem saat membacakan amanat Ketua Bawaslu RI Abhan, S.H.

Ketua Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya, Fajri M Kasem saat memimpin apel siaga tersebut mengatakan, kegiatan apel siaga pemilu 2019 yang dilaksanakan hari ini dihadiri ribuan personel pengawas pemilu yang memadati lapangan Pantai Wisata Trienggadeng, menyatakan Siap dan Siaga mengawasi seluruh tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Pidie Jaya.

Selain itu, Fajri juga mengapresiasi atas sikap dan kepedulian serta keseriusan teman-teman Pengawas Pemilu di Pidie Jaya atas kesiapan dan kesiagaannya mengikuti apel hari ini.

Dia berharap, semua pihak baik dari Jajaran Pengawas Pemilu maupun Masyarakat Pidie Jaya, dapat bersama-sama menyukseskan dan menciptakan Pemilu damai dan sejuk.

(TS)

Komentar

News Feed