oleh

Mahasiswa Nilai Pemberian Award Politis

-Megapolitan-9.456 views

Jakarta – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Pemuda Independen (MPI) menilai bahwa rencana pemberian awards bagi beberapa tokoh pemberantasan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah langkah yang sangat politis dilakukan oleh lembaga antirasuah.

“Sehubungan dengan adanya keinginan KPK untuk memberikan penghargaan individual terhadap segelintir orang sebagai tokoh pemberantasan korupsi, maka kami menilai Pemberian Penghargaan (Award) tersebut hanya merupakan dagelan politik KPK untuk mengangkat citra seorang tokoh untuk kepentingan politik demi mendapatkan jabatan struktural dikabinet pemerintahan yang akan datang,” kata koordinator aksi, Ical Berhet di KPK, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Ia juga menilai bahwa nama-nama yang direkomendasikan untuk mendapatkan awards tersebut adalah mereka yang dianggap kurang memiliki kredibilitas yang baik.

“Belum lagi tokoh-tokoh yang akan mendapatkan penghargaan tersebut adalah orang-orang yang kredibilitasnya sangat diragukan karena keterlibatan dan kedekatan dengan salah satu kontestan calon Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

“Abraham Samad, Bambang Widjojanto sampai Novel Baswedan adalah pribadi-pribadi yang saat ini nampak ‘diam’ namun terindikasi bagi kami mereka bekerja untuk kepentingan politik salah satu kontestan pilpres 2019. Sehingga sangat tidak patut diberikan penghargaan secara pribadi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ical juga menilai bahwa sebagai lembaga negara seharusnya penghargaan apapun hanya pantas diberikan kepada sesama lembaga atau organisasi, bukan orang perorang sehingga dapat dikesankan terlalu politis award yang dikeluarkan oleh lembaga yang dipimpin oleh Agus Rahardjo itu.

“Disisi lain penghargaan KPK tidak sepatutnya diberikan kepada orang perorang atau individu namun harusnya diberikan pada kinerja organisasi atau lembaga pemerintahan,” paparnya.

Maka dari itu, Ical pun mendesak agar award yang rencananya akan dikeluarkan oleh KPK segera dibatalkan.

“Atas nama independensi pemberantasan korupsi untuk segera membatalkan acara penghargaan (Award) tokoh dan individu anti korupsi tersebut karena tidak sesuai dengan semangat dan khittah KPK,” tutupnya.

Komentar

News Feed