oleh

Kepala Desa Jatimulya Bantah Pemberitaan di Media Sosial

-Megapolitan-8.719 views

Berkeadilan.com – Heriyanto Kepala Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi Kab.Tangerang-Banten,membantah tudingan atas beberapa pemberitaan di medsos tentang dirinya,mulai dari dituduhnya seorang preman,mengancam,melecehkan,sampai dengan penyelewengan dana desa.imbuhnya sambil tersenyum indah.

Saya berharap kepada Oknum Wartawan untuk profesional dan tidak terkontaminasi menyebarkan Hoax atau informasi Palsu,Ia berharap karya Jurnalistik bisa dipercaya Masyarakat karena menyampaikan Fakta, Kades jatimulya berharap Oknum Wartawan dapat menyampaikan informasi dengan kalimat yang sesuai substansi Fakta,serta kalimatanya juga benar.Ujar, Heriyanto, dalam release yang diterima wartawan, Sabtu, (06/04)

Pemberitaan tentang dirinya bermula dari pengeroyokan antara karyawan saya dengan seseorang yang merasa terganggu kebisingan atas usaha saya,hingga saat itu terjadi pengeroyokan yang dialami karyawan saya denga orang tsb,hingga karyawan saya mengalami luka – luka. Katanya

“Karena saya tidak ingin masalah ini lanjut sampai ke proses hukum,maka saya mendamaikan masalahnya,untuk bermusyawah dengan jalan damai,hingga saat didamaikan antara kedua belah pihak,malah pihak pelaku membawa seseorang oknum Wartawan yang menurutnya adalah pamanya sendiri, hingga terjadi percekcokan adu mulut antara saya dengan oknum wartawan tsb.”

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa, mungkin Oknum wartawan itu tidak suka melihat karakter saya hingga timbul beberapa pemberitaan saya di beberapa Media Sosial dan saya sangat menyanyangkan isi dari pemberitaan itu,tanpa ada Konfirmasi kepada saya,harusnya oknum – oknum Wartawan tersebut mengkonfirmasi dirinya sebelum membuat suatu berita agar sesuai fakta.

“Jelas berita ini tidak berimbang dan sangat merugikan saya, dan dalam waktu dekat ini saya akan melaporkan hal tersebut ke Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya dan ke Dewan Pers dijakarta,saya pun sudah berkoordinasi dengan,beberapa Pihak agar masalah ini ditindak lanjuti sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. “Tunggu saja hasilnya nanti saya sudah serahkan ke Tim Kuasa Hukum saya di Jakarta. (drs.)

Komentar

News Feed