oleh

Berhasil Beri Layanan Kesehatan, Program KIS Jowowi Banyak Dirasakan Masyarakat

Berkeadilan.com– Keberhasilan Presiden Joko Widodo dalam bidang kesehatan dinilai menonjol. Sebut saja program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), selama 4,5 tahun masa kepemimpinannya, program ini telah menjangkau 215 juta orang. Keberhasilan tersebut, menurut aktivis Banten David Solehudin, merupakan capaian luar biasa yang dilakukan oleh pemerintah.

“Hingga saat ini, sebanyak 92,4 juta rakyat Indonesia telah menerima manfaat dari Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. Tentu saja capaian ini harus diapresiasi,” kata David saat berbincang di Warung Sajojo yang disiarkan secara live di fanepage WarjokChanel bertajuk ‘Rakyat Sehat, Indonesia Kuat’, Selasa (26/03).

Ditambahakan David yang mengaku intens mengamati setiap kebijakan pemerintah, jumlah tersebut masih mungkin akan terus bertambah. Apalagi, Presiden Joko Widodo yang kembali mencalonkan diri pada perhelatan Pilpres dalam kampanyenya menyampaikan akan kembali melanjutkan program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Terlepas dari janji kampanye politik, David menilai realisasi KIS harus diakui memilliki dampak besar bagi masyarakat Indonesia.

“Sesuatu yang baik tentu harus didukung, apalagi menyangkut kepentingan rakyat. Selama ini kita lihat layanan kesehatan melalui KIS sudah bisa dirasakan masyarakat, jika ada yang kurang, harus dievaluasi bersama,” paparnya.

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian pemerintah, seperti kelengkapan alat medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang beberapa daerah diketahui masih mengalami kendala keterbatasan alat dan tenaga medis. “Ini pekerjaan rumah. Kita berharap, selain bertambah, sebaran KIS akan merata untuk selanjutnya,” ujarnya.

Senada dengan David, Novia Aditia Hapsari, warga Banten yang hadir dalam bincang santai mengamini dampak KIS pada kesehatan masyarakat. Menurut Novia, fasilitas seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Program-program ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh publik. “Program pemerintah dalam bidang kesehatan yang sekiranya berdampak langsung pada masyarakat harus kita dukung. Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah bergulir merupakan contoh dari program yang manfaatnya telah berhasil dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia,” katanya.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil survei Alvara Research menyebutkan, Kartu Indonesia Sehat (KIS) berada di urutan teratas dari 10 program pemerintah. Program ini mendapat skor 68%, disusul oleh program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan pembangunan infrastruktur.

Hasil survei tersebut menyatakan program KIS menjadi program pemerintah yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, jumlah peserta yang terdaftar dalam Program JKN-KIS telah mencapai 216.152.549 jiwa atau mencakup 82% dari total penduduk Indonesia per 10 Januari 2019. (Red)

Komentar

News Feed