oleh

Panwaslih Pijay : Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas SDM Dalam Mengawasi Tahapan Pemilu 2019

-Politik-19.029 views

Pijay, berkeadilan.com – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) Panwascam dan Kepala Sekretariat Se-Kabupaten Pidie Jaya, di Aula Kantor Kemenag, Komplek Perkantoran Cot Trieng, Pijay, Kamis (07/03).

Acara yang dibuka Ketua Panwaslih Pijay, Fajri M. Kasem ini dihadiri seluruh Pimpinan Panwaslih Kabupaten, Ketua dan anggota Panwaslih Kecamatan serta Kepala Sekretariat Se-Kabupaten Pijay.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengawasi tahapan Pemilu 2019 mendatang,” kata Fajri M. Kasem saat membuka acara.

Fajri menjelaskan, acara ini daalam rangka menghadapi tahapan Pemilu yang sudah hampir selesai, tahapan yang paling krusial adalah Pemungutan dan Perhitungan suara pada 17 April 2019 mendatang

Fajri berharap, kepada Pengawas Pemilu Kecamatan untuk memberikan informasi yang cukup dan Pelayanan yang terbaik kepada Peserta Pemilu dan masyarakat.

“Sesekali jika ada waktu luang Panwascam boleh menelpon operator seluller, kita bisa belajar dari mereka bagaimana cara mereka memberikan Pelayanan yang santun sehingga konsumennya merasa puas dan terlayani dengan baik,” canda Fajri.

Pada kesempatan yang sama Koordinator Sekretariat Panwaslih Pijay, Teuku Dian, S.E, berbicara terkait tata kelola administrasi kesekretariatan, dukungan teknis dan dukungan biaya operasional pengawasan.

Kordiv. PHL Panwaslih Kabupaten Pijay, M. Agmar Media, S.HI, M.H, menjelaskan tentang teknis pembuatan laporan pengawasan pemilu, Landasan Hukum penyusunan laporan pengawasan pemilu.
Karena saat ini sedang berada di tahapan kampanye dan pelaksanaan pungut hitung lebih kurang 40 hari lagi.

Agmar, menegaskan kepada Panwascam agar memastikan setiap ada kampanye harus ada STTP dari Kepolisian, termasuk memastikan Pelaksana Kampanye tidak memberikan uang makan, uang minum dan uang transport kepada peserta kampanye. walaupun secara aturan dibolehkan biaya transportasi dan akomodasi tapi tidak boleh di uangkan dan ini harus di kelola sendiri oleh pelaksana kampanye dan setiap ada kegiatan di kecamatan di follow up ke Panwas kabupaten, tegas Agmar.

Sementara itu Kordiv. Hukum, Penindakan dan Penyelesaian sengketa Panwaslih Pijay Muzakkir, S.H, M.H membahas tentang Jati diri Pengawas Pemilu.

“Sebagai Pengawas Pemilu kita harus menjadi Pelindung dan harus memiliki Jati diri seorang Pengawas dan jati diri ini harus kita munculkan sehingga tampak Integritas kita sebagai Pengawas Pemilu,” kata Muzakkir ketika menyampaikan Materi Penguatan Kapasitas Panwascam.

Fajri M. Kasem yang juga menjabat sebagai Koordiv SDM berharap, Panwascam harus bisa membangun komunikasi yang baik sesama Panwas dan sekretariat, agar lembaga pengawas pemilu berjalan dengan normal.

Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam sebuah organisasi, karena memang dengan adanya komunikasi yang baik maka semua akan berjalan dengan semestinya

“Pesta Demokrasi 17 April 2019 nanti berjalan dengan aman, damai dan sukses tanpa ekses,” harapnya

(TS)

Komentar

News Feed