oleh

Kawal Isu Tambang Pulau Buru, Aktivis Siap Geruduk Istana 25 Februari

-Suara Citizen-9.938 views

Berkeadilan. com – Perkumpulan Gerakan Aktivis Mahasiswa Indonesia (PGAMI) berencana akan melaksanakan aksi unjuk rasa pada tnggal 25 Februari 2019 yang akan dilaksanakan di depan Istana Negara dan KPU RI.

Perkumpulan Gerakan Aktivis Mahasiswa Indonesia dalam rangka menyikapi terkait ” DEBAT PILRES CALON PRESIDEN  KEDUA TIDAK MEWAKILI SUARA 3.5 JUTA PENAMBANG RAKYAT INDONESIA ” bahwa kami menilai program nawacita poin ke 7 dan janji presiden RI saat kunjungan ke tambang timah bangka blitung dan pulau buru melalui kajian yang mendalam Nawacita Jokowi tidak pro 3.5 juta suara penambang rakyat yang tersebar secara sporadis di indonesia. Tutur Irwan, dalam release yang diterima redaksi berkeadilan.com, Rabu (20/02/0)2019).

Kebijakan Penutupan tambang rakyat tidak mencerminkan pemerintah serius memperhatikan nasip rakyat yang bekerja di sektor tambang rakyat di 850 spot. Ujar Irwan yang juga penanggungjawab aksi.

Selain itu juga menghindari Golput akibat kekecewaan masyarakat penambang akibat kurang seriusnya pemerintah dalam menyikapi berbagai tindakan represif aparat keamanan dan penahanan tanpa peradilan yang jelas. Sehingga rakyat tidak bersimpatik terhadap pasangan Calon Presiden. Untuk itu kami meminta KPU dapat mempertimbangkan dengan mendorong isu tambang rakyat pada DEBAT PILPRES KE TIGA Nantinya. Tuturnya

Cermin tambang Pulau Buru yang akhir-akhir ini mewarnai media massa lokal maluku atas pemeriksaan bareskrim Polri terkait kasus gratifikasi Gunung Botak dan anahoni dalam praktek penyalagunaan wewenang, money londry, pemberian ijin dan pasokan bahan kimia berbahaya dalam pengelolaan matrial emas oleh Korporasi. Tuturnya lagi

Atas nama Perkumpulan Gerakan aktivis mahasiswa Indonesia menjadikan aksi ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian nasip rakyat di sektor tambang rakyat. Jelasnya

Komentar

News Feed