oleh

KPU RI Kembali Umumkan 32 Caleg Berstatus Mantan Terpidana Korupsi

-Headline, Nasional-34.664 views

JAKARTA, berkeadilan.com – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali mengumumkan 32 nama Calon Legislatif (Caleg) dengan status mantan terpidana yang berpartisipasi pada Pemilu 2019. Demikian disampaikan Komisioner KPU RI Ilham Saputra saat jumpa pers di kantor KPU RI Jakarta, Selasa (19/02).

Sebelumnya, lanjut Ilham, pada 30 Januari 2019, KPU juga telah mengumumkan 49 Caleg (9 Caleg DPD, 16 Caleg DPRD Provinsi, dan 24 Caleg DPRD Kabupaten/Kota) dengan status mantan terpidana korupsi. Sehingga sampai dengan saat ini ada 81 caleg yang berstatus mantan terpidana korupsi di Pemilu 2019.

Ketua KPU RI Arief Budiman menambahkan, KPU RI sudah mengirimkan kepada parpol untuk mengecek nama-nama calon apakah semua sudah bersedia memunculkan profil dirinya dan bersedia dibuka dilaman KPU RI. Sampai sejauh ini kami masih menunggu masukan dari beberapa pihak dan belum ada masukan lagi dan kemungkinan ini data yang paling akhir sejumlah 81 caleg.

“Saya pikir ini yang bisa kami sampaikan mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya nanti pada tanggal 17 April 2019,” tegasnya.

Yang nanti diumumkan di TPS yaitu caleg-caleg yang tidak memenuhi syarat seperti meninggal dunia, dan ini tidak mempengaruhi jumlah surat suara, pungkasnya.

Berikut 32 nama tambahan caleg mantan terpidana koruptsi per 19 Febuari 2019 berdasar partai politik :

Partai Hanura :
1. Muhammad Asril Ahmad (DPRD Provinsi Maluku Utara 3, nomor urut 4)
2. Rachmad Santoso (DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara 1, nomor urut 1)
3. Darjis (DPRD Kabupaten Ogan Ilir 4, nomor urut 1)
4. Andi Wahyudi Entong (DPRD Kabupaten Pinrang 1, nomor urut 1)
5. Hasanudin (DPRD Kabupaten Banjarnegara 5, nomor urut 1)
6. Bonar Zeitsel Ambarita (DPRD Kabupaten Simalungun 4, nomor urut 9)

Partai Demokrat :
1. Firdaus Djailani (DPRD Provinsi Bengkulu 5, nomor urut 1)
2. Farit Wijaya (DPRD Kabupaten Pesisit Barat 2, nomor urut 6)
3. Imam Subandi (DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir 4, nomor urut 6)
4. Syamsudin Olii (DPRD Kabupaten Bolaang Mangondo Utara 1, nomor urut 6)
5. Rahmanuddin (DPRD Kabupaten Luwu Utara 1, nomor urut 7)
6. Polman (DPRD Kabupaten Simalungun 4, nomor urut 4)

Partai Berkarya :
1. Muhlis (DPRD Provinsi Sulawesi Selatan 3, nomor urut 8)
2. Zambri (DPRD Kabupaten Pasaman Barat 1, nomor urut 4)
3. Djekmon Amisi (DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud 3, nomor urut 2)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) :
1. Emil Silfan (DPRD Kabupaten Musi Banyuasin 4, nomor urut 2)
2. Ujang Hasan (DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah 1, nomor urut 2)
3. Rommy Krishna (DPRD Kabupaten Lubuklinggau 3, nomor urut 2)

Partai Golkar :
1. Achmad Junaidi Sunardi (DPRD Provinsi Lampung 7, nomor urut 4)
2. Christofel Wonatorei (DPRD Kabupaten Waropen 1, nomor urut 6)

PDI Perjuangan : Mat Muhizar (DPRD Kabupaten Pesisir Barat 3, nomor urut 2)

Partai Perindo :
1. Andi Gunawan (DPRD Kabupaten Lampung Timur 1, nomor urut 1)
2. Ramadhan Umasangaji (DPRD Kota Pare-pare 1, nomor urut 2)

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) :
1. Raja Zulhindra (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu 1, nomor urut 10)
2. Yuridis (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu 3, nomor urut 6)

Partai Amanat Nasional (PAN) :
1. Bonanza Kesuma (DPRD Provinsi Lampung 7, nomor urut 7)
2. Firdaus Obrini (DPRD Kota Pagar Alam 2, nomor urut 9)

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) :
1. Usman Effendi (DPRD Kabupaten Pesawaran 2, nomor urut 8)
2. EU K. Lenta (DPRD Kabupaten Morowali Utara 1, nomor urut 9)

Partai Bulan Bintang (PBB) :
1. Sahlan Sirad (DPRD Provinsi Bengkulu 5, nomor urut 1)
2. Syaifullah (DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 1, nomor urut 1)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) : Muhammad Zen (DPRD Kabupaten Okut Timur 1, nomor urut 2).

(rusdi)

Komentar

News Feed