oleh

Sandiaga Uno Tutup Mulut Terkait Kebijakan Mantan Bosnya?

-Suara Citizen-12.532 views

Berkeadilan.com – Hentikan reklamasi Terkait janji untuk menghentikan proyek reklamasi, Sandi menilai proyek tersebut hanya menguntungkan pihak tertentu. “Kami mengambil keputusan untuk dihentikan (proyek reklamasi),” ujar Sandiaga di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017)

Sandiaga menambahkan, jika nantinya reklamasi benar-benar dihentikan, ia akan mengajak masyarakat dan pengembang untuk berembuk. Ia menginginkan semua elemen masyarakat dilibatkan dalam pembangunan di Jakarta. “Kita mau win-win solution, warga diberikan kemenangan, tetapi yang investasi dipastikan juga tidak dirugikan, yang sudah beli tanah di sana juga bisa mendapatkan uang kembali,” ucap dia.

“Jikalau kita lihat, langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018.”

Pergub tersebut mengatur tentang pembentukan organisasi dan tata kerja badan koordinasi pengelolaan reklamasi pantai utara Jakarta. Justru menunjukkan keinginan Anies untuk tetap melanjutkan proyek reklamasi. Padahal, dalam janji kampanyenya Anies menyatakan akan menghentikan proyek reklamasi tersebut. “Itu sudah jelas modusnya akan meneruskan reklamasi tersebut.”

Adapun tindakan Anies dalam hal melakukan penyegelan 932 bangunan di Pulau D Reklamasi hanya sebatas pencitraan saja. Sebab, setelah melakukan penyegelan, Anies justru mengeluarkan pergub tentang pembentukan badan pengelola reklamasi.Pergub itu ditetapkan Anies pada 4 Juni 2018 lalu, tepat tiga hari sebelum dia menyegel 932 bangunan Pulau D. Pertanyaannya apakah hal ini termasuk kebohongan atau pencitraan belaka sebagaimana disebut diatas, atau tidak? pembaca yang menilai sendiri?, jika kebohongan apakah anda diam saja atau harus bergerak menegakkan keadilan?

Lalu bagaimana reaksi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, (Cawapres Prabowo Subiato), dari beberapa artikel yang kami dapatkan, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sepertinya tidak mau berurusan dengan kebijakan mantan bosnya itu, ia (Sandi) tutup mulut mengenai penerbitan Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pembentukan Badan Koordinasi Pengelolaan Pantura Jakarta. “Itu akan diselesaikan dan diberikan pernyataan penuh oleh Pak Anies,” kata Sandiaga di Ancol, Rabu (13/6). Ada apa dengan sikapnya Sandiaga Uno.

Untuk diketahui, Pergub yang mengatur BKP Pantura Jakarta merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan reklamasi Pantura Jakarta ini ditandatangani Anies 7 Juni.

Penulis : Ardila

Komentar

News Feed