oleh

Politisi Gerindra Persoalkan Hunian Baru ADP

-Nasional, Polhukam-39.227 views

BERKEADILAN.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad berharap kadernya sekaligus tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Ahmad Dhani Prasetyo tidak ditahan di Rutan Medaeng, Surabaya. Sebab rutan itu sudah kelebihan kapasitas.

“Ya kalau kita begini, sebagai kader kan kita harus pikirkan yang terbaik. Rutan Medaeng itu kan over capacity sampai 500 persen,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

Ahmad Dhani memiliki dua kasus pidana. Satu kasus di Pengadilan Tinggi Jakarta dan sudah dijatuhi hukuman 1,6 tahun penjara. Dan satu kasus lagi di tangani Pengadilan Surabaya terkait kasus pencemaran nama baik.

Kasus ini masih dalam proses persidangan sehingga membuat Dhani yang ditahan di Rutan Cipiang, Jakarta, harus berangkat ke Surabaya untuk menjalani persidangan kasus tersebut.

Dasco menilai sangat riskan jika Dhani ditahan di Rutan Medaeng. Karena itu, ia berharap Dhani ditahan di rutan yang lebih layak.

“Dengan kapasitas yang begitu over segala sesuatu bisa terjadi. Karena itu ya kami coba meminta kepada pihak Pengadilan Tinggi DKI untuk bisa menitipkan Ahmad Dhani sesuai permintaan dari PN Surabaya, tapi kalau bisa ditaruh di rutan yang lebih layak,” ungkapnya.

Ahmad Dhani resmi dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, ke rumah tahanan Medaeng, Sidoarjo. Selama beberapa waktu ke depan, terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik ini akan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Selain itu, Kepala Rutan Medaeng, Teguh Pamuji, sempat memastikan tidak adanya perlakuan khusus kepada Ahmad Dhani. Meski berstatus sebagai selebritas, pentolan Dewa 19 itu akan menghuni kamar seluas 5×10 meter bersama ratusan tahanan.

“Ukurannya, lima kali 10 meter, tadi pagi isinya ada 103 tahanan. Ditambah Mas Dhani berarti 104 orang,” tutur Karutan Medaeng, Teguh Pamuji, Kamis (7/2/2019).

Teguh mengatakan, Ahmad Dhani ditempatkan di sel Mapenaling terlebih dahulu selama satu minggu. “Dia (Ahmad Dhani) kita masukkan ke sel Mapenaling, untuk masa awal. Jadi SOP-nya siapapun yang baru masuk, harus Mapenaling, biar tahu situasi lingkungan,” kata Teguh.

Komentar

News Feed