oleh

Kesadaran Orang Tua Akan Dampak Sinetron Televisi Pada Anak – Anak

Jakarta, berkeadilan.com – Demi mendapatkan lebih banyak khalayak atau penonton, berbagai stasiun televisi seakan berlomba menghadirkan program-program ‘menarik’ mulai dari reality show, ajang pencarian bakat, sampai sinetron. Masalahnya, dengan mengatasnamakan rating 
berbagai program yang dibuat oleh stasiun televisi atau rumah produksi, seakan tidak memikirkan atau peduli siapa yang akan menonton program dan dampak apa yang bisa terjadi di kalangan penonton, khususnya tayangan sinetron yang hampir dimiliki oleh semua stasiun televisi saat ini, ujar Mahasiswa London School of Public Relation Khansa Theola, di Jakarta, Kamis (31/01/19).

Banyak sinetron televisi yang buruk untuk perkembangan anak.

Menurut Khansa, anak menonton televisi tanpa kontrol orang tua. Seperti yang kita tahu sekarang, media televisi di satu sisi banyak memberikan informasi yang menarik dan cukup menghibur, tetapi di sisi lain entah sadar atau tidak sebenarnya bahaya yang begitu besar telah mengancam anak-anak atau adik-adik kita.

Meskipun di beberapa televisi telah ada beberapa peringatan seperti bimbingan orang tua, semua umur dan sebagainya, tetapi seberapa perhatian orang tua serta anak-anak memperhatikan hal tersebut?

Psikolog Adhyanti Dwi Kartianis mengungkapkan, cara yang paling tepat untuk bisa mencegah anak-anak di bawah umur tidak menonton sinetron. Dengan mengalihkan ke aktivitas lain, misalnya membaca, menggambar, mewarnai. Supaya perkembangan imajinasinya berkembang.

Selain itu, Yanti, sapaan akrabnya, mengimbau orang tua agar membebaskan sang anak bermain ke luar rumah agar mendapatkan kemampuan sosialisasi dengan teman-teman sebayanya. “Juga perlu adanya sosialisasi kepada orang tua tentang bahaya program yang ada di televisi, juga diperlukan kewaspadaan yang penuh dan tidak membiarkan anak-anak menonton televisi dengan bebas,” katanya

Hal yang bisa dilakukan orang tua untuk lakukan kontrol.

Dampingi selalu anak dalam menonton televisi. Pilih acara yang sesuai dengan usia anak dan jangan biarkan anak-anak menonton acara yang tidak sesuai dengan usianya, perhatikan dan analisis, apakah sesuai dengan anak-anak tidak ada unsur kekerasan atau hal lainnya.

Dampingi anak menonton televisi, tujuannya adalah agar acara televisi yang mereka tonton selalu dikontrol.
Kemudian letakkan televisi di ruang tengah, hindari menyediakan televisi di kamar anak.

“Dengan menempatkan televisi di ruang tengah, itu akan mempermudah orang tua dalam mengontrol tontonan anak-anaknya,” pungkasnya.

(*)

Komentar

News Feed