oleh

Mangga Dan Perhiasan Asal Jatim Diminati Rusia

Surabaya, Berkeadilan: Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin membeberkan bahwa komoditi manga asal Jatim ternyata diminati negara Rusia. Menurut Mohammad Alimin Jatim memiliki potensi besar untuk komoditi buah terutama mangga. Apalagi mangga sangat disukai oleh masyarakat Rusia. Selain mangga, perhiasan juga merupakan salah satu komoditi ekspor besar dari Jatim.

“Di daerah seperti Madiun dan Magetan banyak pohon mangga yang ditanam di pinggir jalan, kita juga ekspor sekitar 800 ton mangga per tahun. Selain itu kita memiliki potensi mangga podang yang warnanya kuning,” katanya  di Surabaya, Jumat (2/11).

Mohammad Alimin mengatakan pasar Rusia sangat besar untuk produk-produk dari Indonesia terutama Jawa Timur. Untuk itu, ke depan ia akan membicarakan lagi teknisnya secara detail.“Kami akan pilih produk yang bisa kontinu, jadi nanti akan dihitung seperti apa skala ekonominya,” terangnya.

Pria asal Tulungagung ini mengatakan neraca perdagangan Jatim dengan Rusia selama kurun waktu 2014 sampai dengan Juni 2018 setiap tahunnya menunjukkan angka defisit bagi Jatim. Dimana ekspor Jatim ke Rusia dari Januari sampai dengan Juni 2018 sebesar US$ 78,95 juta.

“Adapun 3 komoditi ekspor utama non migas yaitu bahan kimia organik, alas kaki, lemak dan minyak hewan/nabati. Sementara impor Jatim dari Rusia dari Januari sampai dengan Juni 2018 sebesar US$ 232,11 juta, dengan 3 komoditi utama impor non-migas yaitu besi, baja, pupuk, dan gandum-ganduman,”jelasnya.

(Yudhe)

Komentar

News Feed