oleh

Polemik Terminal Joyoboyo Terus Meruncing, Bambang Haryo Sebut Awey Tak Paham UU

 

Surabaya, berkeadilan.com: Polemik status terminal Joyoboyo Surabaya semakin hari semakin meruncing. Pasalnya, anggota DPRD kota Surabaya Vinsensius Awey menuding anggota Komisi V DP

“Lantas apa urusannya pusat cawe-cawe soal terminal B dan C, itu bukan urusan dia atau pusat, itu ranahnya provinsi, bukan pusat, tidak ada kewenangannya, kalau mereka sudah duduk bersama, nggak usah cawe-cawe lagi, kalau nggak ada kerjaan jangan cari-cari kerjaan,” kata politisi asal Partai Nasdem tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bambang Haryo langsung geram atas tudingan tersebut. Bahkan politisi asal Partai Gerindra tersebut minta agar Awey belajar UU sebelum mengeluarkan statemen terkait status terminal Joyoboyo Surabaya.

” Awey jangan asal ngomong , jangan asbun, tugas saya ngawasin jalanya UU. Kalau ada pelanggaran UU maka DPR RI Berhak untuk memberikan teguran , baik pemerintah pusat, provinsi atau pemerintah kota yang berwenang,” jelasnya di Surabaya, Selasa (9/10).

Bambang Haryo bahkan menuding Awey yang kurang kerjaan. dan menganjurkan banyak belajar tentang undang undang.

“Belajar dulu tentang UU, fungsi DPR adalah fungsi legislasi pembuat UU, budgeting menyusun anggaran, pengawas jalannya UU. Saya ini juga anggota BANGGAR DPR RI. Awey kalau mau belajar tentang kemasyarakatan belajar yang baik dulu. jangan komentar kalau gak paham UU. Jangan jangan malah dia yang gak ada kerjaan, kalau Bambang Haryo tiap hari mikir rakyat,” kata Bambang  Haryo.

Ditegaskan oleh Bambang Haryo, pembangunan terminal Joyoboyo Surabaya yang dilakukan oleh Dishub kota Surabaya telah menyalahi aturan UU Otonomi Daerah dimana status terminal tersebut belum jelas. (Wan)

Komentar

News Feed