oleh

Relawan Bejo Dukung Jokowi, Minta Pilkades Di Kabupaten Pemalang Diulang Secara Manual.

-Polhukam-21.854 views

Jakarta, berkeadilan.com – Ratusan masyarakat se-Kabupaten Pemalang korban Pilkades e-voting yang tergabung dalam Relawan Pendukung Jokowi (Bejo) mendatangi Istana Negara Jakarta. Mereka meminta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah diulang secara manual.

“Kami tetap dukung Jokowi sebagai Presiden RI satu periode lagi, Presiden rakyat yang merakyat adalah Jokowi”, ujar koordinator aksi Bambang Winarsih kepada berkeadilan.com diseberang Istana Negara Jakarta. Selasa, (02/10/18).

Bambang menjelaskan, pelaksanaan e-voting Pilkades serentak di Kabupaten Pemalang diduga dicurangi oleh pihak tertentu. Terdapat kejanggalan dalam pelaksanaan Pilkades e-voting serentak ini. Tak hanya di satu desa, kejanggalan ini terjadi di beberapa desa.

“Kita minta kan supaya Pilkades diulang secara manual, pasalnya diduga terjadi kecurangan. Periksa panitia Pilkades e-voting atas dugaan melakukan kecurangan dan keberpihakan”, tegasnya.

Telah terjadi beberapa kejanggalan pada pelaksanaan Pilkades e-voting di Desa Sitemu, yakni tidak adanya verifikasi pemilih, adanya undangan ganda dan undangan tersebut dapat digunakan semua. “Supaya dilakukan penghitungan ulang secara manual dengan panitia yang baru”, kata Bambang.

“Kami menutut agar Pilkades di Kabubaten Pemalang diulang dan dilaksanakan secara manual”, tandasnya.

Bambang menuturkan, pemilihan kepala desa atau Pilkades e-Voting sukses digelar di 18 Desa dan 2 Kecamatan wilayah Kabupatemln Pemalang. Ada sebanyak 18 Kepala Desa telah terpilih langsung melalui Pilkades electronic voting (e-Voting) ini, namun rupanya tak semuanya puas dengan hasil Pilkades canggih ini.

Selain itu, masa aksi juga minta penyelesaian waduk Jatigede yang hingga kini ganti rugi warga belum selesai. “Pak Jokowi tolong bantu kami bongkar mafia Jatigede.

“Kami tidak rela nama baik pak Jokowi dirusak oleh oknum mafia Jatigede. Waduk Jatigede ganti ruginya belum selesai”, pintanya.

(rusdi)

Komentar

News Feed