oleh

JSKK Ingatkan Pemerintah Jokowi Agar Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu Tidak Terulang.

-Nasional-23.730 views

Jakarta, berkeadilan.com – Ratusan korban pelanggaran HAM yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) kembali menggelar aksi damai di seberang Istana Negara Jakarta. Kamis, (20/09/18).

Aksi yang didukung oleh LBH Jakarta ini, menuntut pemerintah Joko Widodo segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Menurut mereka kasus kasus yang belum dituntaskan yakni, pembunuhan Munir, kasus 1965/1966, penculikan aktifis 1997/1998, tragedi Trisakti, dan kasus Semanggi I dan Semanggi II.

“Hari ini kita bebas berdiri disini untuk menyampaikan orasi kita, tetapi tidak ada jaminan bahwa besok atau lusa kita bisa bebas berdiri disini. Oleh karenya, wajib kita untuk terus mengingatkan pemerintah agar kasus pelanggaran HAM masa lalu tidak terulang”, kata aktivis LBH Jakarta Siska saat orasi.

Siska menuturkan, kita harus menyelesaikan masalah HAM masa lalu, kita jangan sampai seperti Hitler yang mengunggulkan ras mereka sendiri. Dalam hak dasar manusia lanjut Siska, yang istilahnya Hak Asasi Manusia ada hak-hak yang harus kita miliki yaitu hak hidup dalam kebebasan.

Pemerintah sebelumnya kata Siska, sudah coba selesaikan masalah hukum pelanggaran HAM masa lalu, namun ada yang menghambat. Kejaksaan Agung juga tidak bisa menyelesaikan, sampai hari ini tidak ada SP3. Padahal lanjut Siska, seharusnya kalau tidak cukup bukti ya keluarkan saja SP3, ini tidak ada juga sampai hari ini.

“Kalian kaum muda jangan sampai dibohongi seolah olah sudah ada penyelesaian kasus HAM masa lalu”, tegasnya.

LBH Jakarta mengecam keras pemerintahan Jokowi-JK yang belum juga menyelesaikan kasus HAM masa lalu, tapi kami akan selalu berjuang untuk membantu teman-teman korban pelanggaran HAM masa lalu, pungkasnya. (rusdi)

Komentar

News Feed