oleh

Rupiah Melemah, KAMMI Se-Jabodetabek Minta Jokowi Mundur Dari Jabatannya.

-Nasional-31.999 views

Jakarta, berkeadilan.com – Ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Jabodetabek berunjuk rasa di depan Istana Negara Jakarta. Mereka menuntut Presiden RI Joko Widodo segera membuat kebijakan yang dapat menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.

Pemerintah Jokowi hari ini hanya bisa mengerjakan hal-hal kecil, sehingga lupa kalau kebijakan moneter adalah tanggungjawabnya. Ketika rupiah melemah, maka akan banyak dampak buruk yang terjadi dalam perekonomian negara, terlebih lagi Indonesia masih mengandalkan Impor komoditi pangan dari luar negeri, kata Ketua Umum KAMMI Tangerang Selatan Khaidir Ali saat berorasi didepan Istana. Kamis, (14/9/18)

“Penurunan nilai rupiah ini, otomatis sangat berdampak besar bagi perekonomian negara”, tegasnya.

Sementara itu, Koordinator lapangan Amar Multazam, menambahkan, sejak awal tahun 2018, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar terus melemah. Melemahnya nilai tukar rupiah membuat ketakutan di masyarakat akan kembali ke masa krisis moneter tahun 1998. Naiknya Dollar ini merupakan nilai terburuk sejak 20 tahun terakhir, yakni saat Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1998.

Menurut Azam, kondisi nilai tukar rupiah terhadap Dolar terus melemah, puncaknya dalam beberapa hari ini nilai tukar Rupiah sudah tembus kedalam angka 15.000 per dolar Amerika, dampak melemahnya nilai tukar rupiah ini membuktikan bahwa kepemimpinan Jokowi-JK sangat lemah.

“Kepemerintahan Jokowi-JK sangat lemah karena efek dolar semakin menguat. Rezim Jokowi telah menindas rakyat kecil, oleh karnanya Jokowi harus rela mundur dari jabatannya, kita sebagai mahasiswa tidak bisa diprovokasi oleh pihak manapun”, pungkasnya.

(**)

Komentar

News Feed