oleh

Pemuda Harus Terlibat Aktif Tangkal Radikalisme

-Polhukam-31.055 views

JAKARTA – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Lampung, Tajudin Nur menjelaskan paham radikalisme tidak muncul dengan sendirinya, akan tetapi didorong oleh lingkungan yang bahkan tidak mengerti jika sedang menyebarkan paham radikalisme.

“Ada begitu banyak cara oknum-oknum tidak bertanggung jawab dalam menyebarkan ajaran radikalisme. Kita perlu berhati-hati, saat ini mulai dari anak kecil hingga dewasa sudah dikenalkan dengan atribut atau lambang radikalisme, sehingga secara tidak langsung tertanam dalam jiwa mereka, yang kemudian begitu mudah di konversi menjadi sebuah gerakan radikalisme,” paparnya saat mengisi Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Pemuda dalam Menangkal Radikalisme di Lampung” di UIN Raden Intan Lampung, Senin (20/8/2018).

Kemudian Tajudin juga mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia untuk bersama-sama menanggalkan fanatisme golongan di tengah-tengah kemajemukan masyarakat dan saling menghormati perbedaan.

“Akar dari radikalisme adalah intoleran. Maka dari itu mari hindari perselisihan soal perbedaan dan kita satukan keberagaman kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KOPRI PKC Lampung Ana Yunita Pratiwi juga menyampaikan hal senada. Ia berharap besar agar pemuda Indonesia ikut terlibat aktif dalam upaya menangkal radikalisme dan intoleran.

“Tugas untuk merawat Indonesia ada di pundak para pemuda kita. Maka dari itu mari para generasi muda Indonesia kita jaga bangsa ini dari pertikaian dan permusuhan karena perbedaan,” kata Ana.

(**)

Komentar

News Feed