oleh

Prabowo – AHY Dinilai Lebih Berpeluang Menang

Koordinator Komite Persatuan Nasional Ganti Presiden, Yudi Syamhudi, menjagokan Prabowo – AHY

Jakarta – Koordinator Komite Persatuan Nasional Ganti Presiden 2019 (KPN GP) Yudi Syamhudi Suyuti menilai Prabowo Subianto  lebih berpeluang menang jika dipasangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dibanding jika dipasangkan dengan yang lain. Pasalnya, AHY dinilai akan mampu menarik suara dari kalangan anak muda yang menjadi mayoritas pemilih pada Pilpres 2019.

“Mayoritas pemilih di Pilpres 2019 mendatang adalah para pemuda atau sering disebut generasi milenial, mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Oleh karenanya Prabowo membutuhkan figur yang dapat berkomunikasi dengan baik dengan generasi muda. Sosok yang tepat untuk itu ya AHY, tidak ada lain,” ujar Yudi Syamhudi kepada Berkeadilan.com di  Sekretariat KPN GP, Jakarta Pusat, Senin (6/8).

Apalagi berbagai lembaga survey menempatkan AHY pada posisi teratas untuk menjadi cawapres baik untuk Jokowi dan Prabowo. “Artinya, dari sisi elektabilitas, AHY sudah tidak perlu diragukan lagi. Apalagi kursi Demokrat lebih besar dibanding PKS dan PAN, jadi wajar jika Demokrat mendapat posisi sebagai cawapres Prabowo,” kata Yudi yang mendeklarasikan sebagai relawan Prabowo dengan menggelar spanduk raksasa dukungan untuk Prabowo Presiden.

Soal hasil Ijtima ulama yang menyodorkan Salim Segaf dan Ust Abdul Somad sebagai pendamping Prabowo, Yudi menghormati masukan ulama, namun hitung-hitungan politik perlu juga menjadi pertimbangan untuk memenangkan Pilpres. “Sebagai relawan Prabowo,  saya tentu ingin Prabowo itu menang dalam Pilpres, tidak sekedar meramaikan persaingan Pilpres. Nah, menurut hitungan kami, Prabowo akan menang kalau dipasangkan dengan AHY,” katanya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah soal modal logistik. Yudi meyakini, dibanding Salim Segaf Al Jufri dan Abdul Somad, AHY lebih siap dalam hal logistik untuk membiayai pencapresannya.

Jelang pendaftaran, Capres Prabowo masih belum menentukan siapa pendampingnya. Sebenarnya hasil Ijtima ulama merekomendasikan dua nama sebagai cawapres yakni Ketua Majelis Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan ulama kondang asal Riau Abdul Somad. Namun setelah Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan-pertemuan dengan Prabowo, nama AHY menguat sebagai bakal Cawapres pendamping Prabowo. (rmd)

Komentar

News Feed