oleh

Gempa Guncang NTT, DPRD Jatim Minta Pemprov Keluarkan Peringatan Dini Siaga Bencana

Surabaya: Untuk mengantisipasi adanya dampak gempa di NTT, Komisi D DPRD Jatim mendesak Pemprov dalam hal ini BPBD Jatim untuk mengeluarkan peringatan dini (early warning) terhadap masyarakat di sekitaran pantai sebagai antisipasi rembetan gempa di NTT.

“ Saya dapat informasi kalau getaran gempa tersebut terasa di Banyuwangi dan Jember. Saya minta Pemprov segera tanggap mengantisipasinya, “ungkap anggota FPD DPRD Jatim Haji Samwil di Surabaya, Minggu (5/8).

Politisi asal Bawean ini mengatakan saat ini kondisi cuaca tak menentu sehingga perlu ada antisipasi dini untuk menghindari bencana dan menelan korban jiwa bagi masyarakat Jatim. “ Perlu ada peringatan dini bagi masyarakat akan waspada bencana karena kondisi tak menentu,”jelasnya.

Tak hanya itu, pria yang juga ketua fraksi partai Demokrat DPRD Jatim ini menambahkan jika nantinya diperlukan dana anggaran tak terduga untuk penanganan bencana, maka pihak DPRD Jatim akan segera menyetujui pencairan anggaran tersebut,”FPD DPRD Jatim akan all out menyetujui pencairan anggaran biaya tak terduga jika adanya bencana di Jatim,”imbuhnya.

Sekedar diketahui, Gempa bumi berkekuatan 7.0 Skala Richter juga mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Episenter gempa bumi berada di 8.37 Lintang Selatan,116.48 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer. Dampak dari gempa tersebut juga terasai sampai di daerah Banyuwangi dan Jember. Masyarakat di sejumlah kawasan di Banyuwangi  dan Jember turut merasakan gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) malam.Bahkan, guncangan gempa dirasakan cukup kuat dari kawasan pesisir hingga pegunungan. Seperti yang dirasakan warga di pesisir Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. (Wan)

Komentar

News Feed