oleh

65 Ribu Orang Siap Pecahkan Rekor Dunia Tari Poco Poco di Sepanjang Sudirman-Thamrin

-Olahraga-9.035 views

JAKARTA – Ketua Umum Panitia Senam Nusantara Poco-poco 2018, Johny Lumintang mengatakan bahwa persiapan event yang digelarnya itu sudah memasuki tahap persiapan 100%. Pasalnya, sejauh ini sudah ada sekitar 65.000 peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut berabung dalam kegiatan senam untuk memecahkan rekor dunia itu.

“Sepanjang jalan Thamrin Jakarta Pusat hingga Samanggi akan menjadi saksi sejarah tarian Poco-Poco. Pasalnya sebanyak 65.000 peserta siap memecahkan Guinness World of Records (GWR) tarian Poco Poco,” kata Johny dalam keterangan persnya, Sabtu (4/8/2018).

Ia pun menyampaikan permohonan maafnya kepada publik jika kegiatan yang akan digelarnya besok mulai pukul 06.00 WIB tersebut menimbulkan kekurang nyamanan publik.

“Bagi masyarakat pengguna Car Free Day (CFD) Monas hingga Semanggi, mohon maaf jalur akan ditutup sampai pukul 08.00 WIB, termasuk busway yang tidak akan lewat dijalur tersebut,” ujarnya.

Kemudian Johny juga menjelaskan, sebagai salah satu ajang untuk menarik perhatian dunia terhadap peristiwa spektakuler di Indonesia itu, sepanjang area yang disebutkan di atas memang menjadi syarat mutlak pemecahan rekor dunia itu dapat dilakukan.

“Mohon dimaklumi dan dibantu mensosialisasikan penutupan area ini, karena merupakan syarat mutlak dari GWR Pusat,” terangnya.

Selain itu, Johny juga menyampaikan kegiatan besar itu juga rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo untuk membukanya secara resmi.

“Presiden RI Joko Widodo akan membuka langsung kegiatan tersebut, ini merupakan bagian dari upaya kita untuk pelestarian budaya, mengokohkan persatuan, mensosialisasikan Asian Games, dan menunjukkan terhadap dunia bahwa ini adalah milik asli Indonesia,” tegasnya.

“Alasan terkuat kami adalah, poco poco ini, tengah terancam di akui dan dipecahkan juga oleh negeri tetangga,” imbuhnya.

Sekelumit tentang tarian poco poco

Poco-poco adalah seni menyanyi dan menari khas masyarakat Manado, Sulawesi Utara. Oleh karena berupa nyanyian, maka kesenian ini mempunyai lirik lagu yang menggunakan bahasa Manado. Lagu poco-poco ini memiliki rentak cerita dengan irama seperti cha-cha dan selalu diiringi dengan gerakan menyerupai senam, seperti line dance. Gerakan senam ini selalu dibawakan secara berkelompok.

Jika anda pernah memerhatikan senam poco-poco, gerkannya tampak sederhana dan tidak memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Namun dibalik itu, poco-poco yang dilakukan secara teratur dapat memberikan dampak positif bagi yang bersangkutan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Sulawesi Utara, ditemukan korelasi atau hubungan antara senam poco-poco dengan perbaikan kolesterol darah.

Komentar

News Feed